Title : In the End, It's Happiness for You and Us (Goodbye Sequel)
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer : Anggota Super junior milik pribadi dan Tuhan, super junior (c) SM entertaiment
HoMin milik pribadi dan Tuhan, DBSK milik SM Entertaiment
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, alur yang amat kecepetan, dll
\(=///^///=)/
Kyuhyun menatap Changmin yang berada di depannya. Namja itu telah resmi menjadi namjachingunya setelah peristiwanya 'itu'. Sejak saat itu, Kyuhyun benar-benar tak pernah melihat Sungmin lagi. Ia sudah berusaha mencari ke rumah Sungmin namun yang didapatinya hanyalah pemilik rumah yang baru, yang mengatakan bahwa pemilik sebelumnya sudah pindah rumah. Bahkan Sungmin juga pindah sekolah. Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. Namun apa daya, semua ini memang salahnya sendiri yang menduakan Sungmin.
Tampilkan postingan dengan label Fanfiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fanfiction. Tampilkan semua postingan
In The End, It's Happiness For You and Us (Goodbye sequel)
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Kamis, 02 Februari 2012
Label:
Changmin,
DBSK / TVXQ / Tohosinki,
Donghae,
Fanfiction,
HaeMin Couple,
K-Pop,
Kyuhyun,
Kyumin Couple,
Minkyu Couple,
Sungmin,
Super Junior
/
Comments: (0)
New Year, New Age, New Boyfriend
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Rabu, 28 Desember 2011
Label:
Fanfiction,
K-Pop,
Kyuhyun,
Kyumin Couple,
Sungmin,
Super Junior
/
Comments: (0)
Title : New Year, New Age, New Boyfriend
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer : Anggota Super junior milik pribadi dan Tuhan, super junior (c) SM entertaiment
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, alur yang amat kecepetan, dll
\(=///^///=)/
Sungmin menatap Kyuhyun yang sedari tadi hanya terdiam dan cuek padanya. Hari ini tanggal 31 Desember, seharusnya besok Sungmin akan berulang tahun. Namun kenapa Kyuhyun malah cuek padanya? [Oppa katrok ah gak tau kebiasaan kalo ultah dikacangi XD] Ia benar-benar tak mengerti. Apa salahnya? Sungmin mengangkat bahunya, memutuskan untuk tak ambil pusing. Ia mulai berjalan ke arah rumahnya, berpikir kehadirannya tak diindahkan oleh sahabatnya itu.
\(=///^///=)/
Sungmin medekati ranjangnya dan merebahkan tubuhnya di atasnya. Jam sudah menunjukkan pukul 22.00, Sungmin mulai merasa mengantuk. Ia bergelung dalam selimutnya, dan mulai memejamkan matanya untuk tidur dengan perasaan bahagia karena besok Ia akan berulang tahun.
Sungmin terbangun ketika Ia mendengar suara ketukan di jendela kamarnya. Ia menoleh ke arah jam kecil di samping tempat tidurnya dan terkejut ketika waktu sudah menunjukkan pukul 11.45. Ia pun mendudukkan dirinya di ranjangnya.
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer : Anggota Super junior milik pribadi dan Tuhan, super junior (c) SM entertaiment
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, alur yang amat kecepetan, dll
\(=///^///=)/
Sungmin menatap Kyuhyun yang sedari tadi hanya terdiam dan cuek padanya. Hari ini tanggal 31 Desember, seharusnya besok Sungmin akan berulang tahun. Namun kenapa Kyuhyun malah cuek padanya? [Oppa katrok ah gak tau kebiasaan kalo ultah dikacangi XD] Ia benar-benar tak mengerti. Apa salahnya? Sungmin mengangkat bahunya, memutuskan untuk tak ambil pusing. Ia mulai berjalan ke arah rumahnya, berpikir kehadirannya tak diindahkan oleh sahabatnya itu.
\(=///^///=)/
Sungmin medekati ranjangnya dan merebahkan tubuhnya di atasnya. Jam sudah menunjukkan pukul 22.00, Sungmin mulai merasa mengantuk. Ia bergelung dalam selimutnya, dan mulai memejamkan matanya untuk tidur dengan perasaan bahagia karena besok Ia akan berulang tahun.
Sungmin terbangun ketika Ia mendengar suara ketukan di jendela kamarnya. Ia menoleh ke arah jam kecil di samping tempat tidurnya dan terkejut ketika waktu sudah menunjukkan pukul 11.45. Ia pun mendudukkan dirinya di ranjangnya.
The Boy's Letter (Songfic) - birthday fic for JYJ's Kim Junsu
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Rabu, 14 Desember 2011
Label:
DBSK / TVXQ / Tohosinki,
Fanfiction,
Junsu,
JYJ,
K-Pop,
Yoochun,
Yoosu Couple
/
Comments: (0)
Title : The Boy's Letter
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer : Anggota JYJ milik pribadi dan Tuhan, JYJ milik CJes Entertaiment
Lagu 'the boy's letter' milik JYJ, CJes Entertaiment, dan pembuatnya.
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, alur yang amat kecepetan, dll
/There is a girl that only knows me
Who is like a star, always in place, that shines on me
To me who is selfish and foolish-
She says thank you, I love you- so I shed tears
Now I will become your sky so you can brilliantly shine /
Yoochun menatap Junsu yang sedang berjalan dengan ceria ke arahnya.
'Dasar Junsu. Selalu mendatangiku. Seolah tak punya teman lain saja. Namun Ia baik, seperti bintang terang bagiku yang egois dan bodoh ini.', pikirnya. Tanpa disadarinya, Junsu telah berada di depannya saat ini.
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer : Anggota JYJ milik pribadi dan Tuhan, JYJ milik CJes Entertaiment
Lagu 'the boy's letter' milik JYJ, CJes Entertaiment, dan pembuatnya.
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, alur yang amat kecepetan, dll
/There is a girl that only knows me
Who is like a star, always in place, that shines on me
To me who is selfish and foolish-
She says thank you, I love you- so I shed tears
Now I will become your sky so you can brilliantly shine /
Yoochun menatap Junsu yang sedang berjalan dengan ceria ke arahnya.
'Dasar Junsu. Selalu mendatangiku. Seolah tak punya teman lain saja. Namun Ia baik, seperti bintang terang bagiku yang egois dan bodoh ini.', pikirnya. Tanpa disadarinya, Junsu telah berada di depannya saat ini.
Can You? Sequel :: Yunjae version
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Jumat, 02 Desember 2011
Label:
DBSK / TVXQ / Tohosinki,
Fanfiction,
Jaejoong,
JYJ,
K-Pop,
Yoochun,
Yunho,
Yunjae Couple
/
Comments: (0)
Title: Can You? Sequel Yunjae Version
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member DBSK dan JYJ milik Tuhan, dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Lagu in heaven hanya milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya.
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/I’m going to leave now
Don’t leave
I’m going to come back so…
Liar, liar
No- don’t you know how much I love you?
Can’t you show that love to me right now?
I love you…
Can’t we love again? /
"Aku pergi, Jae."
"Andwae! Jangan pergi!"
"Aku akan kembali."
"Bohong!"
"Aniyo, kau tahu betapa cintanya aku padamu."
"Tunjukkanlah"
"Saranghae, nae Joongie."
"Nado... Tak bisakah kau bersamaku lagi?"
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member DBSK dan JYJ milik Tuhan, dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Lagu in heaven hanya milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya.
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/I’m going to leave now
Don’t leave
I’m going to come back so…
Liar, liar
No- don’t you know how much I love you?
Can’t you show that love to me right now?
I love you…
Can’t we love again? /
"Aku pergi, Jae."
"Andwae! Jangan pergi!"
"Aku akan kembali."
"Bohong!"
"Aniyo, kau tahu betapa cintanya aku padamu."
"Tunjukkanlah"
"Saranghae, nae Joongie."
"Nado... Tak bisakah kau bersamaku lagi?"
Can You? :: Sequel (In Heaven Songfic)
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Rabu, 30 November 2011
Label:
Donghae,
EunHae Couple,
Eunhyuk,
Fanfiction,
K-Pop,
Kyuhyun,
Kyumin Couple,
Sungmin,
Super Junior
/
Comments: (0)
Title: Can You? Sequel
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, dan pribadi. Tapi Kyuhyun, Sungmin, Donghae, dan yesung hanya milik author #disambit
Lagu in heaven hanya milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya.
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/I’m going to leave now
Don’t leave
I’m going to come back so…
Liar, liar
No- don’t you know how much I love you?
Can’t you show that love to me right now?
I love you…
Can’t we love again? /
Sungmin menatap makam Kyuhyun dengan pandangan miris. Otaknya memutar kembali janji Kyuhyun padanya setahun lebih tiga bulan yang lalu.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, dan pribadi. Tapi Kyuhyun, Sungmin, Donghae, dan yesung hanya milik author #disambit
Lagu in heaven hanya milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya.
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/I’m going to leave now
Don’t leave
I’m going to come back so…
Liar, liar
No- don’t you know how much I love you?
Can’t you show that love to me right now?
I love you…
Can’t we love again? /
Sungmin menatap makam Kyuhyun dengan pandangan miris. Otaknya memutar kembali janji Kyuhyun padanya setahun lebih tiga bulan yang lalu.
Goodbye (Songfic)
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Selasa, 29 November 2011
Label:
Changmin,
DBSK / TVXQ / Tohosinki,
Fanfiction,
K-Pop,
Kyuhyun,
Kyumin Couple,
Minkyu Couple,
Sungmin
/
Comments: (0)
Title: Goodbye
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Sungmin, Kyuhyun, dan Changmin milik author #plakbrakbruaghhhh XD
Mereka milik Tuhan dan pribadi maksudnya XD
Lagu get out milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya~
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/Yes, I love you too/
Sungmin menoleh ketika Kyuhyun menepuk punggungnya dan mengajaknya ke taman di belakang sekolahnya. Ia menurut dan mengikuti langkah Kyuhyun.
"Saranghae", ucap Kyuhyun. Sungmin terkejut. Kemudian wajahnya memerah.
"Nee, Nado saranghae Kyunnie.", ucapnya pelan.
\(=///^///=)/
/You say you love me but you kiss him
Your heart is already feeling his touch (you hide and deceive)
Even when you hang up, I see you
You deny and deny but it ends up being you
(I used to love you.) /
Sungmin sedang berjalan menyusuri koridor sekolahnya menuju kelasnya. Ia hendak mengambil buku catatannya yang tertinggal di kelas. Ia hendak membuka pintu kelasnya yang dikiranya kosong ketika Ia mendengar dua suara yang dikenalnya dari dalam kelasnya. Ia menghentikan gerakan tangannya dan memilih untuk mengintip mereka.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Sungmin, Kyuhyun, dan Changmin milik author #plakbrakbruaghhhh XD
Mereka milik Tuhan dan pribadi maksudnya XD
Lagu get out milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya~
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/Yes, I love you too/
Sungmin menoleh ketika Kyuhyun menepuk punggungnya dan mengajaknya ke taman di belakang sekolahnya. Ia menurut dan mengikuti langkah Kyuhyun.
"Saranghae", ucap Kyuhyun. Sungmin terkejut. Kemudian wajahnya memerah.
"Nee, Nado saranghae Kyunnie.", ucapnya pelan.
\(=///^///=)/
/You say you love me but you kiss him
Your heart is already feeling his touch (you hide and deceive)
Even when you hang up, I see you
You deny and deny but it ends up being you
(I used to love you.) /
Sungmin sedang berjalan menyusuri koridor sekolahnya menuju kelasnya. Ia hendak mengambil buku catatannya yang tertinggal di kelas. Ia hendak membuka pintu kelasnya yang dikiranya kosong ketika Ia mendengar dua suara yang dikenalnya dari dalam kelasnya. Ia menghentikan gerakan tangannya dan memilih untuk mengintip mereka.
If (Songfic) -Yunjae Version-
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Sabtu, 26 November 2011
Label:
DBSK / TVXQ / Tohosinki,
Fanfiction,
If (Songfic),
Jaejoong,
Junsu,
K-Pop,
Yoochun,
Yoosu Couple,
Yunho,
Yunjae Couple
/
Comments: (0)
Title: If (songfic) -Yunjae version-
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member JYJ dan DBSK hanya milik Tuhan dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Lagu 'If' hanya milik Taeyeon, OST Hong Gil Dong, dan pembuatnya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/If I go, if I go closer to you
I wonder what you may think, I can’t drum up the courage/
Aku menoleh ke arah seorang namja. Namja yang sudah lama kusukai. Namja yang bernama Jung Yunho. Menatapnya lekat-lekat dengan tatapan cinta. Yunho menoleh ke arahku, merasa diperhatikan seseorang. Buru-buru kupalingkan mukaku malu, aku ketahuan memperhatikannya lagi.
Yah, walau Ia orang yang kusukai, aku tidak berani mendekatinya, bahkan bicara dengannya pun jika tak ada kewajiban aku tak melakukannya.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member JYJ dan DBSK hanya milik Tuhan dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Lagu 'If' hanya milik Taeyeon, OST Hong Gil Dong, dan pembuatnya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/If I go, if I go closer to you
I wonder what you may think, I can’t drum up the courage/
Aku menoleh ke arah seorang namja. Namja yang sudah lama kusukai. Namja yang bernama Jung Yunho. Menatapnya lekat-lekat dengan tatapan cinta. Yunho menoleh ke arahku, merasa diperhatikan seseorang. Buru-buru kupalingkan mukaku malu, aku ketahuan memperhatikannya lagi.
Yah, walau Ia orang yang kusukai, aku tidak berani mendekatinya, bahkan bicara dengannya pun jika tak ada kewajiban aku tak melakukannya.
Can You? -Yunjae version-
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Jumat, 25 November 2011
Label:
DBSK / TVXQ / Tohosinki,
Fanfiction,
Jaejoong,
Junsu,
JYJ,
K-Pop,
Yoochun,
Yoosu Couple,
Yunho,
Yunjae Couple
/
Comments: (0)
Title: Can You? -Yunjae version-
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member DBSK dan JYJ milik Tuhan, dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
Ide (c) VirraVhiy
Request dari
Jaejoong sedang berjalan santai di koridor sekolahnya sambil membawa buku tugas teman-teman sekelasnya ketika tiba-tiba Ia menabrak seseorang.
"Mianhae!", ucapnya. Ia berjongkok dan mengambil buku-buku yang terjatuh dari tangannya.
"Gwaenchana.", Ucap orang yang ditabraknya tadi. Ia ikut berjongkok dan membantu Jaejoong memunguti buku-buku itu.
Setelah semua buku tadi terkumpul, orang tadi berdiri dan mengambil buku-buku yang ada di tangan Jaejoong.
"Biar kubawakan.", ucapnya. Jaejoong mengangkat kepalanya dan menatap wajah pria yang sedang tersenyum ramah di depannya. Tampan, begitulah anggapan Jaejoong tentang wajahnya. Ia tersipu dan mengalihkan pandangannya. Namja tadi mulai berjalan ke arah kelas Jaejoong.
"Namamu siapa?", ucap namja itu sambil terus berjalan.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member DBSK dan JYJ milik Tuhan, dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
Ide (c) VirraVhiy
Request dari
Jaejoong sedang berjalan santai di koridor sekolahnya sambil membawa buku tugas teman-teman sekelasnya ketika tiba-tiba Ia menabrak seseorang.
"Mianhae!", ucapnya. Ia berjongkok dan mengambil buku-buku yang terjatuh dari tangannya.
"Gwaenchana.", Ucap orang yang ditabraknya tadi. Ia ikut berjongkok dan membantu Jaejoong memunguti buku-buku itu.
Setelah semua buku tadi terkumpul, orang tadi berdiri dan mengambil buku-buku yang ada di tangan Jaejoong.
"Biar kubawakan.", ucapnya. Jaejoong mengangkat kepalanya dan menatap wajah pria yang sedang tersenyum ramah di depannya. Tampan, begitulah anggapan Jaejoong tentang wajahnya. Ia tersipu dan mengalihkan pandangannya. Namja tadi mulai berjalan ke arah kelas Jaejoong.
"Namamu siapa?", ucap namja itu sambil terus berjalan.
Can You?
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Rabu, 23 November 2011
Label:
Fanfiction,
K-Pop,
Kyuhyun,
Kyumin Couple,
Sungmin,
Super Junior
/
Comments: (0)
Title: Can You?
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
Ide (c) VirraVhiy
Sungmin sedang berjalan santai di koridor sekolahnya sambil membawa buku tugas teman-teman sekelasnya ketika tiba-tiba Ia ditabrak seseorang. Ia segera mengambili buku yang dibawanya setelah mengucapkan "Mianhae!". Orang yang ditabraknya berjongkok dan membantunya memunguti beberapa buku.
Setelah semua buku tadi terkumpul, orang tadi mengambil separuh dari buku-buku yang dibawa Sungmin dan berkata, "Biar kubawakan. Tidak baik namja mungil sepertimu membawa buku sebegini banyak.".
Sungmin terkejut, lalu sejurus kemudian berucap marah. "Mungil kau bilang? Dasar. Tapi buku-buku itu memang berat. Terima kasih telah membantuku. Ngomong-ngomong, kau siapa?", ucapnya sambil berjalan menuju kelas Sungmin.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
Ide (c) VirraVhiy
Sungmin sedang berjalan santai di koridor sekolahnya sambil membawa buku tugas teman-teman sekelasnya ketika tiba-tiba Ia ditabrak seseorang. Ia segera mengambili buku yang dibawanya setelah mengucapkan "Mianhae!". Orang yang ditabraknya berjongkok dan membantunya memunguti beberapa buku.
Setelah semua buku tadi terkumpul, orang tadi mengambil separuh dari buku-buku yang dibawa Sungmin dan berkata, "Biar kubawakan. Tidak baik namja mungil sepertimu membawa buku sebegini banyak.".
Sungmin terkejut, lalu sejurus kemudian berucap marah. "Mungil kau bilang? Dasar. Tapi buku-buku itu memang berat. Terima kasih telah membantuku. Ngomong-ngomong, kau siapa?", ucapnya sambil berjalan menuju kelas Sungmin.
Son of Evil Series :: Servant of Evil (Songfic) Chapter 1
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Rabu, 16 November 2011
Label:
Fanfiction,
K-Pop,
Kyuhyun,
Kyumin Couple,
Sungmin,
Super Junior
/
Comments: (0)
Title: Son of Evil series :: Servant of Evil (songfic)
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Lagu - lagu di Daughter of Evil series hanya milik pembuat Vocaloid dan para krunya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, bahasa super gaje, EYD (Ejaan yang dikarang author), alur pasaran, dll
Chapter 1
/You're the queen, and I'm your servant.
We're a pitiable pair of twins separated by our fate.
I'm willing to become evil for you,
if only so that I could protect you. /
*Kyuhyun POV*
Aku menoleh ke arah Sungmin yang sedang duduk di kursinya, memikirkan sesuatu -atau seseorang- sambil tersenyum. Aku menghela napas. Sungmin adalah saudara kembarku-menurut ingatanku. Namun, ibu Sungmin membuatnya melupakanku. Yah, bisa dibilang nasib memisahkan kita. Beberapa tahun setelah kami dipisahkan, aku memasuki istana untuk menjadi pelayannya, sebagai kedok agar aku bisa melihatnya. Kau tahu, Minnie? Aku bahkan akan menjadi iblis untukmu.
/We were born into the world carrying others' expectations,
and blessed by the sound of the church's bells.
By the adults' own convenient arrangement,
our future was split into two./
Hah, rasanya sedih saat mengingat masa laluku bersamanya. Dulu saat kami lahir, semua orang mengharapkan anak perempuan. Untuk memimpin Negara Velliane yang entah kenapa pemimpinnya selalu ratu. Memang lahir, namun aku jadi tak terurus. Begitu aku lahir, semua kecewa karena aku laki-laki. Untung saja kembaranku perempuan. Juga saat kami dipisahkan..
*Kyuhyun POV End*
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Lagu - lagu di Daughter of Evil series hanya milik pembuat Vocaloid dan para krunya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, bahasa super gaje, EYD (Ejaan yang dikarang author), alur pasaran, dll
Chapter 1
/You're the queen, and I'm your servant.
We're a pitiable pair of twins separated by our fate.
I'm willing to become evil for you,
if only so that I could protect you. /
*Kyuhyun POV*
Aku menoleh ke arah Sungmin yang sedang duduk di kursinya, memikirkan sesuatu -atau seseorang- sambil tersenyum. Aku menghela napas. Sungmin adalah saudara kembarku-menurut ingatanku. Namun, ibu Sungmin membuatnya melupakanku. Yah, bisa dibilang nasib memisahkan kita. Beberapa tahun setelah kami dipisahkan, aku memasuki istana untuk menjadi pelayannya, sebagai kedok agar aku bisa melihatnya. Kau tahu, Minnie? Aku bahkan akan menjadi iblis untukmu.
/We were born into the world carrying others' expectations,
and blessed by the sound of the church's bells.
By the adults' own convenient arrangement,
our future was split into two./
Hah, rasanya sedih saat mengingat masa laluku bersamanya. Dulu saat kami lahir, semua orang mengharapkan anak perempuan. Untuk memimpin Negara Velliane yang entah kenapa pemimpinnya selalu ratu. Memang lahir, namun aku jadi tak terurus. Begitu aku lahir, semua kecewa karena aku laki-laki. Untung saja kembaranku perempuan. Juga saat kami dipisahkan..
*Kyuhyun POV End*
If (Songfic)
Diposting oleh
Sapphire Blue
Label:
Donghae,
EunHae Couple,
Eunhyuk,
Fanfiction,
If (Songfic),
K-Pop,
Ryeowook,
Super Junior,
Yesung,
Yewook Couple
/
Comments: (0)
Title: If (songfic)
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Lagu 'If' hanya milik Taeyeon, OST Hong Gil Dong, dan pembuatnya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/If I go, if I go closer to you
I wonder what you may think, I can’t drum up the courage/
Aku menoleh ke arah seorang namja. Namja yang sudah lama kusukai. Namja yang bernama Donghae. Menatapnya lekat-lekat dengan tatapan cinta. Donghae menoleh ke arahku, merasa diperhatikan seseorang. Buru-buru kupalingkan mukaku malu, aku ketahuan memperhatikannya lagi. Yah, walau Ia orang yang kusukai, aku tidak berani mendekatinya, bahkan bicara dengannya pun jika tak ada kewajiban aku tak melakukannya. Aku tak seperti Kyuhyun yang bisa mengejar-ngejar Sungmin dan terus mengucapkan 'Saranghae' hingga akhirnya Ia menyerah dan membiarkannya, lalu akhirnya menyukai Kyuhyun juga. Atau seperti Siwon, yang bisa mendekati sang 'Snow Prince' di sekolah kami dari tahap teman, sahabat, dan akhirnya pacar seperti sekarang. Tidak. Sebenarnya bukan aku tak mau, namun aku tak berani. Jika aku mendekatinya, jika aku mulai berteman dengannya, aku takut akan apa yang akan dipikirkannya tentangku, dan aku tak bisa memberanikan diriku sendiri untuk mendekatinya dan akhirnya, aku hanya bisa menatap sosoknya yang tertawa, tersenyum, terbengong, atau melamun dari jauh. Seperti saat ini.
/If you go, if you go away from me
It is scary to figure out how to let you go/
Aku terus menatap sosoknya. Yah, aku membayangkan, jika nanti aku berteman dengannya, dan.. Membuatnya marah atau tak suka, aku takut Ia akan meninggalkanku. Aku menggelengkan kepalaku, berusaha menepis bayangan itu. Omo, bagaimanakah aku akan merelakannya pergi jika itu terjadi? Aku takut, membayangkan semua kemungkinan yang bisa terjadi jika aku mulai mendekatinya. Karena jika salah satunya terjadi, sungguh menakutkan memikirkan bagaimanakah aku akan merelakannya pergi nanti.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Lagu 'If' hanya milik Taeyeon, OST Hong Gil Dong, dan pembuatnya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
/If I go, if I go closer to you
I wonder what you may think, I can’t drum up the courage/
Aku menoleh ke arah seorang namja. Namja yang sudah lama kusukai. Namja yang bernama Donghae. Menatapnya lekat-lekat dengan tatapan cinta. Donghae menoleh ke arahku, merasa diperhatikan seseorang. Buru-buru kupalingkan mukaku malu, aku ketahuan memperhatikannya lagi. Yah, walau Ia orang yang kusukai, aku tidak berani mendekatinya, bahkan bicara dengannya pun jika tak ada kewajiban aku tak melakukannya. Aku tak seperti Kyuhyun yang bisa mengejar-ngejar Sungmin dan terus mengucapkan 'Saranghae' hingga akhirnya Ia menyerah dan membiarkannya, lalu akhirnya menyukai Kyuhyun juga. Atau seperti Siwon, yang bisa mendekati sang 'Snow Prince' di sekolah kami dari tahap teman, sahabat, dan akhirnya pacar seperti sekarang. Tidak. Sebenarnya bukan aku tak mau, namun aku tak berani. Jika aku mendekatinya, jika aku mulai berteman dengannya, aku takut akan apa yang akan dipikirkannya tentangku, dan aku tak bisa memberanikan diriku sendiri untuk mendekatinya dan akhirnya, aku hanya bisa menatap sosoknya yang tertawa, tersenyum, terbengong, atau melamun dari jauh. Seperti saat ini.
/If you go, if you go away from me
It is scary to figure out how to let you go/
Aku terus menatap sosoknya. Yah, aku membayangkan, jika nanti aku berteman dengannya, dan.. Membuatnya marah atau tak suka, aku takut Ia akan meninggalkanku. Aku menggelengkan kepalaku, berusaha menepis bayangan itu. Omo, bagaimanakah aku akan merelakannya pergi jika itu terjadi? Aku takut, membayangkan semua kemungkinan yang bisa terjadi jika aku mulai mendekatinya. Karena jika salah satunya terjadi, sungguh menakutkan memikirkan bagaimanakah aku akan merelakannya pergi nanti.
Re-Together :: Chapter 2
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Sabtu, 12 November 2011
Label:
Donghae,
EunHae Couple,
Eunhyuk,
Fanfiction,
K-Pop,
Re-Together,
Super Junior
/
Comments: (0)
Title: Re-Together
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
Chapter 2
Eunhyuk sedang makan dan mengobrol bersama Sungmin ketika tiba-tiba lehernya dirangkul seseorang dan pipi kanan Sungmin dicium seseorang. Keduanya menoleh serentak. Cho Kyuhyun dan Lee Donghae. Baru beberapa menit mereka mengobrol, seseorang datang dan bergelayut manja di lengan Donghae. Donghae menghela napas frustasi. "Taeminnie," ucapnya frustasi, berusaha menjauhkan 'makhluk' yang sedang bergelayut di lengannya. "Kau siapa?" tanya Eunhyuk penuh tanda tanya. "Aku Taemin." ucapnya. "Aku pacar Donghae!" ucap namja cantik itu.
"Taeminnie!", ucap Donghae marah.
PYAAR
Hati Eunhyuk remuk. Apa itu benar?, pikirnya galau. Tak tahan terhadap rasa sakit di dadanya, Ia berdiri dan berlari meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin yang masih terbengong, Donghae yang berdiri dengan panik untuk mengejarnya, dan Taemin yang tersenyum licik.
Apa Donghae sudah melupakannya? Ia duduk di sebuah bangku di taman sekolahnya, menangis sendirian sampai ada seseorang yang menepuk bahunya lembut. Ia menoleh dan menemukan namja yang dikenalnya tersenyum padanya.
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
Chapter 2
Eunhyuk sedang makan dan mengobrol bersama Sungmin ketika tiba-tiba lehernya dirangkul seseorang dan pipi kanan Sungmin dicium seseorang. Keduanya menoleh serentak. Cho Kyuhyun dan Lee Donghae. Baru beberapa menit mereka mengobrol, seseorang datang dan bergelayut manja di lengan Donghae. Donghae menghela napas frustasi. "Taeminnie," ucapnya frustasi, berusaha menjauhkan 'makhluk' yang sedang bergelayut di lengannya. "Kau siapa?" tanya Eunhyuk penuh tanda tanya. "Aku Taemin." ucapnya. "Aku pacar Donghae!" ucap namja cantik itu.
"Taeminnie!", ucap Donghae marah.
PYAAR
Hati Eunhyuk remuk. Apa itu benar?, pikirnya galau. Tak tahan terhadap rasa sakit di dadanya, Ia berdiri dan berlari meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin yang masih terbengong, Donghae yang berdiri dengan panik untuk mengejarnya, dan Taemin yang tersenyum licik.
Apa Donghae sudah melupakannya? Ia duduk di sebuah bangku di taman sekolahnya, menangis sendirian sampai ada seseorang yang menepuk bahunya lembut. Ia menoleh dan menemukan namja yang dikenalnya tersenyum padanya.
반란군 왕의 저널 (The King's Rebel Journal) :: Chapter 1
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Jumat, 04 November 2011
Label:
Donghae,
Eunhyuk,
Fanfiction,
Kangin,
Kyuhyun,
Leeteuk,
Onew,
Ryeowook,
SHINee,
Siwon,
Sungmin,
Super Junior,
Yesung,
반란군 왕의 저널 (The King's Rebel Journal)
/
Comments: (2)
Title: 반란군 왕의 저널 (The King's Rebel Journal)
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, genderswitch, typo(s), alur pasaran, dll
Chapter 1
Yesung menatap ke arah sebuah istana, tempat kakaknya akan bekerja mulai hari itu. Ia sebenarnya tak rela kakaknya bekerja di sana. Bagaimana jika identitas kakaknya sebagai anak kepala pemberontak raja terbongkar? Yesung tidak akan bisa menerima kenyataan jika kakaknya juga dieksekusi seperti ayah dan ibunya. Yah, ayah Yesung adalah kepala pemberontak raja di daerah itu. Ibunya dieksekusi karena merupakan keluarga pemberontak. Sebenarnya banyak orang yang membenci raja di daerah itu. Raja mereka adalah seorang raja egois bernama Kangin. Ia adalah seseorang yang menarik pajak tinggi dari rakyatnya hanya untuk membangun sebuah patung emas dirinya sendiri. Ditambah lagi, setiap orang yang tak mampu membayar pajak yang tinggi itu akan dieksekusi bersama keluarganya. Seluruh rakyat membencinya, namun tak bisa berbuat apa-apa karena siapapun yang menentangnya akan dieksekusi. Dan sebagai putra orang yang dieksekusi karena memberontak, tentu saja Kyuhyun dan Yesung berencana membalas dan membunuh raja itu. Karena itulah mulai hari ini Kyuhyun bekerja di sana untuk menjadi mata-mata yang mencari kelemahan raja. Akhirnya Yesung menghela napas panjang, menyerahkan semuanya pada takdir.
\(=///^///=)/
Kyuhyun menatap sebuah istana kuno bernuansa merah di hadapannya. Mulai hari itu Ia akan bekerja di sana sebagai penjaga. Sebenarnya bukan untuk menjaga Raja Kangin, namun untuk memata-matainya dan mancari kelemahannya, lalu membunuhnya demi membalaskan dendam ayahnya sekaligus membebaskan rakyat negeri ini dari penderitaan karena raja bejat itu. Kyuhyun menghela napas, dan memasuki gerbang istana itu dengan langkah mantap.
\(=///^///=)/
"Siap, grak!" ucap Siwon, sang komandan pasukan itu keras. Semua pasukan baru termasuk Kyuhyun pun segera mengubah posisinya menjadi posisi siap. "Mulai hari ini kalian akan menjadi pengawal istana ini dan seluruh isinya. Tidak semua orang bisa berada di posisi kalian sekarang, jadi anggap diri kalian beruntung dan jangan banyak protes! Jika diperlukan, gunakan tubuh kalian sebagai tameng bagi keluarga raja dan tamu-tamunya! Juga jangan ada yang berencana untuk mencelakai mereka! Apa kalian semua mengerti?" ucapnya lagi. "Nee!"jawab seluruh pasukan serentak. Kyuhyun memutar matanya. 'Melindungi raja? Jangan harap!' pikir namja itu. "Pertemuan selesai. Bubar!" perintahnya dan para pasukan pun segera berpencar ke tujuan masing-masing. Kyuhyun pun segera kembali ke kamarnya bersama tiga tentara lain yang tidak ia kenal dan kini entah berada di mana. Akhirnya Ia merebahkan tubuhnya di ranjangnya, dan memejamkan matanya.
\(=///^///=)/
Kamar Kyuhyun dan ketiga temannya dibuka dengan keras secara tiba-tiba, disusul perintah untuk segera bersiap untuk bertugas. Kyuhyun bangun dari ranjangnya dengan malas dan bersiap-siap. Kali ini Ia akan mengawal putri raja bersama tujuh pasukan lain. Memang Kyuhyun adal`h seseorang yang berbakat. Ia lihai dalam menggunakan pedang, dan target apapun tak pernah diluputkannya, apapun benda yang Ia gunakan. Karena itulah Ia sangat sering mendapat tugas untuk mengawal keluarga raja maupun tamunya. Setelah Ia siap ia pun segera menuju ke tempat sang putri dan Siwon menunggu.
Kyuhyun sampai di tempat mereka harus berkumpul dan terpukau melihat seorang yeoja yang harus Ia kawal malam itu - putri satu-satunya Raja Kangin, Putri Sungmin. Kyuhyun merasa jantungnya berhenti berdetak untuk sesaat. Suara Siwon menyadarkannya dari lamunannya. "Malam ini Putri Sungmin akan mengunjungi Putri Ryeowook di kerajaan sebelah, lindungi dia jika terjadi masalah. Kali ini aku tak ikut bersama kalian karena aku sendiri harus menjaga raja. Jangan mengecewakanku. Mengerti?" ucapnya tegas, yang langsung diikuti sahutan persetujuan dari delapan penjaga di depannya. Setelah itu mereka pun berangkat, mengikuti Sungmin yang berjalan anggun di depan mereka menuju ke rumah Ryeowook.
\(=///^///=)/
Kyuhyun berjalan menuju kamar Siwon, komandannya yang akrab dengannya beberapa hari ini. Sesampainya di sana, Ia mengetuk pintu kamar itu pelan dan membukanya setelah terdengar sahutan mengundang dari dalamnya. "Oh, Kyuhyun. Ada apa?" tanyanya ramah sambil mempersilakan Kyuhyun duduk di sebuah kursi kayu di dekatnya. Kyuhyun duduk, dan mereka pun mulai mengobrol lama.
\(=///^///=)/
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, genderswitch, typo(s), alur pasaran, dll
Chapter 1
Yesung menatap ke arah sebuah istana, tempat kakaknya akan bekerja mulai hari itu. Ia sebenarnya tak rela kakaknya bekerja di sana. Bagaimana jika identitas kakaknya sebagai anak kepala pemberontak raja terbongkar? Yesung tidak akan bisa menerima kenyataan jika kakaknya juga dieksekusi seperti ayah dan ibunya. Yah, ayah Yesung adalah kepala pemberontak raja di daerah itu. Ibunya dieksekusi karena merupakan keluarga pemberontak. Sebenarnya banyak orang yang membenci raja di daerah itu. Raja mereka adalah seorang raja egois bernama Kangin. Ia adalah seseorang yang menarik pajak tinggi dari rakyatnya hanya untuk membangun sebuah patung emas dirinya sendiri. Ditambah lagi, setiap orang yang tak mampu membayar pajak yang tinggi itu akan dieksekusi bersama keluarganya. Seluruh rakyat membencinya, namun tak bisa berbuat apa-apa karena siapapun yang menentangnya akan dieksekusi. Dan sebagai putra orang yang dieksekusi karena memberontak, tentu saja Kyuhyun dan Yesung berencana membalas dan membunuh raja itu. Karena itulah mulai hari ini Kyuhyun bekerja di sana untuk menjadi mata-mata yang mencari kelemahan raja. Akhirnya Yesung menghela napas panjang, menyerahkan semuanya pada takdir.
\(=///^///=)/
Kyuhyun menatap sebuah istana kuno bernuansa merah di hadapannya. Mulai hari itu Ia akan bekerja di sana sebagai penjaga. Sebenarnya bukan untuk menjaga Raja Kangin, namun untuk memata-matainya dan mancari kelemahannya, lalu membunuhnya demi membalaskan dendam ayahnya sekaligus membebaskan rakyat negeri ini dari penderitaan karena raja bejat itu. Kyuhyun menghela napas, dan memasuki gerbang istana itu dengan langkah mantap.
\(=///^///=)/
"Siap, grak!" ucap Siwon, sang komandan pasukan itu keras. Semua pasukan baru termasuk Kyuhyun pun segera mengubah posisinya menjadi posisi siap. "Mulai hari ini kalian akan menjadi pengawal istana ini dan seluruh isinya. Tidak semua orang bisa berada di posisi kalian sekarang, jadi anggap diri kalian beruntung dan jangan banyak protes! Jika diperlukan, gunakan tubuh kalian sebagai tameng bagi keluarga raja dan tamu-tamunya! Juga jangan ada yang berencana untuk mencelakai mereka! Apa kalian semua mengerti?" ucapnya lagi. "Nee!"jawab seluruh pasukan serentak. Kyuhyun memutar matanya. 'Melindungi raja? Jangan harap!' pikir namja itu. "Pertemuan selesai. Bubar!" perintahnya dan para pasukan pun segera berpencar ke tujuan masing-masing. Kyuhyun pun segera kembali ke kamarnya bersama tiga tentara lain yang tidak ia kenal dan kini entah berada di mana. Akhirnya Ia merebahkan tubuhnya di ranjangnya, dan memejamkan matanya.
\(=///^///=)/
Kamar Kyuhyun dan ketiga temannya dibuka dengan keras secara tiba-tiba, disusul perintah untuk segera bersiap untuk bertugas. Kyuhyun bangun dari ranjangnya dengan malas dan bersiap-siap. Kali ini Ia akan mengawal putri raja bersama tujuh pasukan lain. Memang Kyuhyun adal`h seseorang yang berbakat. Ia lihai dalam menggunakan pedang, dan target apapun tak pernah diluputkannya, apapun benda yang Ia gunakan. Karena itulah Ia sangat sering mendapat tugas untuk mengawal keluarga raja maupun tamunya. Setelah Ia siap ia pun segera menuju ke tempat sang putri dan Siwon menunggu.
Kyuhyun sampai di tempat mereka harus berkumpul dan terpukau melihat seorang yeoja yang harus Ia kawal malam itu - putri satu-satunya Raja Kangin, Putri Sungmin. Kyuhyun merasa jantungnya berhenti berdetak untuk sesaat. Suara Siwon menyadarkannya dari lamunannya. "Malam ini Putri Sungmin akan mengunjungi Putri Ryeowook di kerajaan sebelah, lindungi dia jika terjadi masalah. Kali ini aku tak ikut bersama kalian karena aku sendiri harus menjaga raja. Jangan mengecewakanku. Mengerti?" ucapnya tegas, yang langsung diikuti sahutan persetujuan dari delapan penjaga di depannya. Setelah itu mereka pun berangkat, mengikuti Sungmin yang berjalan anggun di depan mereka menuju ke rumah Ryeowook.
\(=///^///=)/
Kyuhyun berjalan menuju kamar Siwon, komandannya yang akrab dengannya beberapa hari ini. Sesampainya di sana, Ia mengetuk pintu kamar itu pelan dan membukanya setelah terdengar sahutan mengundang dari dalamnya. "Oh, Kyuhyun. Ada apa?" tanyanya ramah sambil mempersilakan Kyuhyun duduk di sebuah kursi kayu di dekatnya. Kyuhyun duduk, dan mereka pun mulai mengobrol lama.
\(=///^///=)/
Re-Together :: Chapter 1
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Jumat, 28 Oktober 2011
Label:
Donghae,
EunHae Couple,
Eunhyuk,
Fanfiction,
K-Pop,
Kyuhyun,
Re-Together,
Super Junior
/
Comments: (0)
Re-Together :: Prolog 2 - Donghae
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Kamis, 20 Oktober 2011
Label:
Donghae,
Eunhyuk,
Fanfiction,
K-Pop,
Re-Together,
Super Junior
/
Comments: (0)
Prolog 2 : Donghae
Title : Fiction (songfic)
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SMEntertaiment, tapi Donghae, Kyuhyun, Sungmin, serta Yesung milik author XD #disambit
Lagu Fiction hanya milik Beast dan pembuatnya serta Cube Entertaiment, jika author yang memilikinya bakal jadi lagu dangdut(?)
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
\(=///^///=)/
/I still can’t forget you
I still can’t trust everything
Even today I can’t send you
away like this /
Seorang namja duduk di sebuah kursi berwarna hitam, memandang sebuah foto yang berisikan dua namja yang sedang tersenyum bahagia sambil membentuk tanda "v" dengan tangannya. "Hyukkie"
-Flashback-
Donghae pulang dari rumah Eunhyuk dengan wajah suram. Ia baru saja diberi tahu oleh ayah Eunhyuk bahwa Eunhyuk mungkin telah meninggal. Tak ada bukti, namun sebuah artikel kecelakaan pesawat tujuan New York, dengan nomor penerbangan sama dengan yang dinaiki Eunhyuk beberapa jam lalu mampu menjelaskan segalanya. Ditambah dengan keterangan '30 meninggal dan sisanya hilang' pada artikel benar-benar membuatnya terpukul. Ia tidak bisa mempercayai semuanya. Ia tidak bisa - benar-benar tidak bisa merelakan Eunhyuk.
-Flashback end-
Ia masih terus memandangi foto tersebut. Sampai sekarang, Ia masih berperasaan sama - sama seperti tiga tahun yang lalu. Ia masih belum mempercayai dan menerima kematian Eunhyuk.
\(=///^///=)/
/I will rewrite it again, our story will
not end
I will bury fact that reality is
seeping into my skin for now
I rewrite it once again, the start
beginning with you and I smiling
happily
In case you will leave me, the
background is a small room
without an exit /
Seseorang membuka pintu kamar Donghae dan masuk. Begitu pintu tertutup, secara ajaib pintu itu menghilang, menciptakan sebuah ruangan tertutup. Donghae mengangkat kepalanya dan menemukan Eunhyuk di sana, berdiri dan memandangnya sambil tersenyum. Sudut mulut Donghae naik, membentuk sebuah senyuman bahagia.
/I kiss you as if there is nothing
wrong
I can’t leave your sweet presence
There is no such thing as an end
for us /
Donghae bangkit dari kursinya dan berjalan mendekati Eunhyuk. Ia mengelus pipi Eunhyuk dan mengecup bibirnya lembut. Pipi Eunhyuk bersemu merah. 'Manis', pikir Donghae. 'Aku memang tak bisa meninggalkan Hyukkie.' pikirnya lagi. 'Tapi tak apa, mulai sekarang tidak ada lagi akhir bagi kita berdua.'
/Like this again
I can’t forget you
I am writing the story that will
never end in my heart /
Sejak saat itu, hidup Donghae berubah. Ia menjadi pendiam dan suka mengurung diri. Juga amat sering melamun dan berimajinasi.
/I will hold on to you
I won’t let you go
Even today, I’m in the story of
you and I that hasn’t ended,
in Fiction /
Donghae menatap Eunhyuk dalam-dalam, lalu bergerak mendekatinya dan menggenggam tangannya. "Aku tak akan melepaskanmu," kata Donghae serius "ataupun melupakanmu". Mendadak 'Eunhyuk' menghilang. Donghae tersenyum miris. "Sampai kapan kau akan membiarkanku berimajinasi, Hyukkie?" ucapnya dengan wajah sedih. "Kembalilah.."
/Right now, there are only happy
stories here
The very happy stories of just the
two of us (Different from reality)
It's written here, it’s slowly filling up /
Donghae menghela napas panjang. 'Hyukkie, sudah banyak sekali kenangan-kenangan manis "kita berdua" yang kubuat. Kisah yang begitu bahagia - walaupun berbeda jauh - amat jauh dari kenyataan. Memang, aku menyadari bahwa semua hanyalah dongeng belaka. Tapi aku tak bisa berhenti, bagaikan orang yang kecanduan rokok atau narkoba - semuanya tersimpan dalam hatiku dan menggerogotinya secara perlahan-lahan.'
/I run towards you and embrace you
I can’t never let you go from my embrace
There is no such thing as an end for us /
Donghae mendekati Eunhyuk yang sedang bermain piano dan merangkulnya dari belakang. Dentingan piano pun berhenti, dan pelukan Donghae semakin lama semakin erat. "Jangan pergi lagi," ucap Donghae "sehingga kisah ini takkan pernah berakhir."
/Like this again
I can’t forget you
I am writing the story that will
never end in my heart
I will hold on to you
I won’t let you go
Even today, I’m still in the story of
you and I that hasn’t ended , in Fiction /
Waktu terus berdetik, namun Donghae masih belum melepaskan pelukannya. Rasa takut bahwa Eunhyuk akan menghilang begitu pelukan itu terlepas menghantuinya. 'Hyukkie, apa aku akan bisa melupakanmu?' pikir Donghae sambil tersenyum miris.
/I will say this again, one more time
Right now you are next to me, I’m
believing that
I’m the writer who lost his purpose
The end of this novel, how am I
supposed to write it
I love you, I love you, I love you,
I love you, I keep writing these 3
words
Setting the warn out pen on the
old paper strained in tears
This story can’t be happy or sad /
Donghae duduk di sofa, lalu menoleh ke sampingnya dan memandang wajah Eunhyuk lekat-lekat. Kemudian Ia merasa hampa dan berhenti. Ia berjalan ke arah mejanya lalu memandang foto mereka berdua. Setetes air mata jatuh di atas kaca bingkai itu, disusul tetes-tetes lain yang makin lama makin deras.
.
.
.
"Saranghae"
/Right now I’m writing such a
happy story
But it is all just a wish still /
-Donghae POV-
Semua kenangan kami yang kuciptakan memang sangat bahagia - terlalu bahagia. Namun, semua hanyalah mimpi bagiku
\(=///^///=)/
/I’m happy
We are together
Now is the start
There is no end (Fiction in Fiction) /
Aku duduk di kursi hitam itu, memandang foto kami berdua. Lalu pandanganku beralih ke Hyukkie yang duduk di sofa, memandangku. Aku tersenyum, dan Ia pun ikut tersenyum. Inilah awal kisah kami, dan tak akan ada akhirnya.
.
.
.
Dalam dongeng.
- FIN -
Title : Fiction (songfic)
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SMEntertaiment, tapi Donghae, Kyuhyun, Sungmin, serta Yesung milik author XD #disambit
Lagu Fiction hanya milik Beast dan pembuatnya serta Cube Entertaiment, jika author yang memilikinya bakal jadi lagu dangdut(?)
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
\(=///^///=)/
/I still can’t forget you
I still can’t trust everything
Even today I can’t send you
away like this /
Seorang namja duduk di sebuah kursi berwarna hitam, memandang sebuah foto yang berisikan dua namja yang sedang tersenyum bahagia sambil membentuk tanda "v" dengan tangannya. "Hyukkie"
-Flashback-
Donghae pulang dari rumah Eunhyuk dengan wajah suram. Ia baru saja diberi tahu oleh ayah Eunhyuk bahwa Eunhyuk mungkin telah meninggal. Tak ada bukti, namun sebuah artikel kecelakaan pesawat tujuan New York, dengan nomor penerbangan sama dengan yang dinaiki Eunhyuk beberapa jam lalu mampu menjelaskan segalanya. Ditambah dengan keterangan '30 meninggal dan sisanya hilang' pada artikel benar-benar membuatnya terpukul. Ia tidak bisa mempercayai semuanya. Ia tidak bisa - benar-benar tidak bisa merelakan Eunhyuk.
-Flashback end-
Ia masih terus memandangi foto tersebut. Sampai sekarang, Ia masih berperasaan sama - sama seperti tiga tahun yang lalu. Ia masih belum mempercayai dan menerima kematian Eunhyuk.
\(=///^///=)/
/I will rewrite it again, our story will
not end
I will bury fact that reality is
seeping into my skin for now
I rewrite it once again, the start
beginning with you and I smiling
happily
In case you will leave me, the
background is a small room
without an exit /
Seseorang membuka pintu kamar Donghae dan masuk. Begitu pintu tertutup, secara ajaib pintu itu menghilang, menciptakan sebuah ruangan tertutup. Donghae mengangkat kepalanya dan menemukan Eunhyuk di sana, berdiri dan memandangnya sambil tersenyum. Sudut mulut Donghae naik, membentuk sebuah senyuman bahagia.
/I kiss you as if there is nothing
wrong
I can’t leave your sweet presence
There is no such thing as an end
for us /
Donghae bangkit dari kursinya dan berjalan mendekati Eunhyuk. Ia mengelus pipi Eunhyuk dan mengecup bibirnya lembut. Pipi Eunhyuk bersemu merah. 'Manis', pikir Donghae. 'Aku memang tak bisa meninggalkan Hyukkie.' pikirnya lagi. 'Tapi tak apa, mulai sekarang tidak ada lagi akhir bagi kita berdua.'
/Like this again
I can’t forget you
I am writing the story that will
never end in my heart /
Sejak saat itu, hidup Donghae berubah. Ia menjadi pendiam dan suka mengurung diri. Juga amat sering melamun dan berimajinasi.
/I will hold on to you
I won’t let you go
Even today, I’m in the story of
you and I that hasn’t ended,
in Fiction /
Donghae menatap Eunhyuk dalam-dalam, lalu bergerak mendekatinya dan menggenggam tangannya. "Aku tak akan melepaskanmu," kata Donghae serius "ataupun melupakanmu". Mendadak 'Eunhyuk' menghilang. Donghae tersenyum miris. "Sampai kapan kau akan membiarkanku berimajinasi, Hyukkie?" ucapnya dengan wajah sedih. "Kembalilah.."
/Right now, there are only happy
stories here
The very happy stories of just the
two of us (Different from reality)
It's written here, it’s slowly filling up /
Donghae menghela napas panjang. 'Hyukkie, sudah banyak sekali kenangan-kenangan manis "kita berdua" yang kubuat. Kisah yang begitu bahagia - walaupun berbeda jauh - amat jauh dari kenyataan. Memang, aku menyadari bahwa semua hanyalah dongeng belaka. Tapi aku tak bisa berhenti, bagaikan orang yang kecanduan rokok atau narkoba - semuanya tersimpan dalam hatiku dan menggerogotinya secara perlahan-lahan.'
/I run towards you and embrace you
I can’t never let you go from my embrace
There is no such thing as an end for us /
Donghae mendekati Eunhyuk yang sedang bermain piano dan merangkulnya dari belakang. Dentingan piano pun berhenti, dan pelukan Donghae semakin lama semakin erat. "Jangan pergi lagi," ucap Donghae "sehingga kisah ini takkan pernah berakhir."
/Like this again
I can’t forget you
I am writing the story that will
never end in my heart
I will hold on to you
I won’t let you go
Even today, I’m still in the story of
you and I that hasn’t ended , in Fiction /
Waktu terus berdetik, namun Donghae masih belum melepaskan pelukannya. Rasa takut bahwa Eunhyuk akan menghilang begitu pelukan itu terlepas menghantuinya. 'Hyukkie, apa aku akan bisa melupakanmu?' pikir Donghae sambil tersenyum miris.
/I will say this again, one more time
Right now you are next to me, I’m
believing that
I’m the writer who lost his purpose
The end of this novel, how am I
supposed to write it
I love you, I love you, I love you,
I love you, I keep writing these 3
words
Setting the warn out pen on the
old paper strained in tears
This story can’t be happy or sad /
Donghae duduk di sofa, lalu menoleh ke sampingnya dan memandang wajah Eunhyuk lekat-lekat. Kemudian Ia merasa hampa dan berhenti. Ia berjalan ke arah mejanya lalu memandang foto mereka berdua. Setetes air mata jatuh di atas kaca bingkai itu, disusul tetes-tetes lain yang makin lama makin deras.
.
.
.
"Saranghae"
/Right now I’m writing such a
happy story
But it is all just a wish still /
-Donghae POV-
Semua kenangan kami yang kuciptakan memang sangat bahagia - terlalu bahagia. Namun, semua hanyalah mimpi bagiku
\(=///^///=)/
/I’m happy
We are together
Now is the start
There is no end (Fiction in Fiction) /
Aku duduk di kursi hitam itu, memandang foto kami berdua. Lalu pandanganku beralih ke Hyukkie yang duduk di sofa, memandangku. Aku tersenyum, dan Ia pun ikut tersenyum. Inilah awal kisah kami, dan tak akan ada akhirnya.
.
.
.
Dalam dongeng.
- FIN -
Re-Together :: Prolog 1 - Eunhyuk
Diposting oleh
Sapphire Blue
on Rabu, 19 Oktober 2011
Label:
Donghae,
Eunhyuk,
Fanfiction,
Re-Together,
Super Junior
/
Comments: (4)
Prolog 1 : Eunhyuk
Title: Memories
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu
milik Tuhan, pribadi, dan SMEntertaiment, tapi Donghae, Kyuhyun, Sungmin, serta Yesung milik author XD #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
\(=///^///=)/
Seorang namja duduk sambil memandang sebuah foto yang terbingkai rapi di atas mejanya. Di foto itu ada dua orang namja yang sama-sama mengenakan baju biru dan tersenyum sambil membentuk tanda v dengan tangannya. Fotonya bersama seseorang yang sangat, amat berarti baginya. Setetes air mata mengalir pelan di pipinya yang mulus.
'Tahukah kau, Hae, betapa kurindukan masa-masa itu? Masa-masa indah saat kita masih bersama.'
\(=///^///=)/
Kyuhyun, Sungmin, Yesung, Donghae, dan Eunhyuk keluar dari sebuah ruangan yang diisi beberapa puluh perangkat komputer berjajar rapi di atas meja-meja yang disusun teratur membentuk empat barisan panjang. Mereka langsung menuju rak sepatu dan memakai sepatu masing-masing. Eunhyuk dan Donghae memilih duduk di tangga dekat situ untuk memasang sepatu masing-masing, sedangkan Sungmin dan Yesung memilih memasang sepatunya sambil berdiri. Setelah selesai, Donghae berdiri. Kyuhyun yang melihat kesempatan itu langsung mengambil tempat Donghae sambil memasang evil smirk andalannya. Setelah mereka semua selesai memakai sepatu, secara tiba-tiba Donghae dan Yesung melepas tali sepatu Kyuhyun sambil berusaha melepas sepatunya. Yesung yang berhasil langsung melemparkannya ke bawah tangga yang diikuti mendaratnya jitakan spesial dari sang magnae. Donghae segera turun dan menendang-nendang sepatu tersebut layaknya bola sepak keluar gerbang sekolah. Kyuhyun yang menjadi korban hanya bisa mengejar Donghae sambil merapalkan umpatan-umpatan tak jelas. Di depan gerbang akhirnya Kyuhyun berhasil merebut sepatunya tercinta dan mengenakannya dengan bangga. Akhirnya Sungmin mengusulkan agar mereka pergi ke toko langganan mereka dekat sekolah, bukan untuk makan, namun hanya untuk mengobrol. Kyuhyun, Sungmin, dan Yesung yang teringat bahwa kursi di toko tersebut "limited" , karena hanya ada empat sedangkan mereka berlima, langsung berlari ke toko tersebut. Eunhyuk yang menyadarinya berniat mengejar mereka, namun dihentikan oleh Donghae yang menggenggam tangannya erat. Akhirnya mereka berdua berjalan santai sambil bergandengan tangan. Sesampainya di toko tersebut, mereka melihat kursi keempat telah diisi oleh seorang anak SD yang kebetulan ada, akhirnya mereka memutuskan untuk duduk berdua di bangku putih dekat sana. Entah apa yang mereka obrolkan berdua, hingga tak terasa waktu telah berlalu dan anak SD itu pulang. Donghae yang sedang ada urusan di rumahnya pun pulang meninggalkan Eunhyuk yang akhirnya bergabung bersama ketiga temannya. Namun karena anak SD tadi memutar kursinya menghadap ke bangku putih tadi, akhirnya Eunhyuk duduk sambil terus melihat ke arah bangku putih tadi, dimana mereka berdua duduk tadi. Kyuhyun yang menyadari hal itu pun terus menggoda Eunhyuk, mengakibatkan guratan-guratan merah di pipinya.
\(=///^///=)/
Eunhyuk keluar dari ruang aula tempat ia mengikuti ekskul hip hop dengan baju penuh keringat. Ia segera mengganti bajunya dan menuju gerbang sekolahnya untuk pulang. Namun baru beberapa langkah Ia berjalan, hujan yang "nista" dalam pandangan Eunhyuk turun dengan kekuatan penuh, mengguyur tubuhnya yang basah kuyup dalam sekejap. Tiga detik kemudian, Ia tak lagi merasakan guyuran air hujan di tubuhnya. Ia menoleh ke atas dan mendapati sebuah payung berwarna biru menutupinya dari air hujan. Ia menoleh ke kanan dan menemukan Donghae di sana, melindunginya dari hujan dengan bantuan payung sambil memandang ke arahnya dan tersenyum. Pipi Eunhyuk merona dan Ia balas tersenyum pada Donghae. Dan mereka pun berjalan ke rumah Eunhyuk sambil mengobrol selama satu jam ke depan.
\(=///^///=)/
Minggu, mereka berdua pergi ke taman ria bersama. Mereka berangkat pukul 10.00 dan langsung menuju wahana carrousel. Setelah itu Donghae menarik Eunhyuk ke wahana roller-coaster di dekatnya. "Hae, aku takut..." ucap Eunhyuk yang memang takut pada wahana-wahana roller-coaster dan sejenisnya dengan tangan gemetar. Donghae tersenyum hangat pada Eunhyuk dan menggenggam erat tangan Eunhyuk, menenangkannya. "Jangan khawatir, pejamkan saja matamu. Aku akan terus menggenggam tanganmu." ucapnya menenangkan Eunhyuk. Setelah itu mereka makan siang dan melanjutkan bermain. Sorenya Donghae mengajak Eunhyuk naik bianglala. Mereka melihat-lihat pemandangan di bawah mereka dengan kagum. Setelah puas melihat-lihat, Donghae memandang wajah Eunhyuk sambil tersenyum padanya. Eunhyuk yang merasa diperhatikan menoleh ke arah Donghae dan tersipu menyadari Donghae memperhatikannya. Donghae menarik Eunhyuk ke sampingnya dan merangkul bahunya. Di detik-detik terakhir, Donghae mencium pipinya dengan lembut dan membuat wajah Eunhyuk benar-benar merah padam saat turun. Setelah itu Donghae mengantarkan Eunhyuk pulang dengan mobilnya, dan berakhirlah satu hari bahagia Eunhyuk bersamanya.
\(=///^///=)/
Hari itu Eunhyuk harus berangkat ke New York untuk meneruskan pelajarannya. Walaupun sebenarnya berat baginya untuk meninggalkan Donghae, namun dukungan dan janji Donghae untuk menelpon dan mengirim SMS padanya tiap hari membuatnya berangkat pada akhirnya. Donghae menjemputnya dan mengantarkannya ke bandara. Sesampainya di bandara Ia membantu Eunhyuk memasukkan semua bagasinya dan ikut check in. Sesampainya di depan gerbang pesawat, barulah akhirnya Donghae berkata padanya, "Sampai jumpa, Hyukkie" dengan senyum hangat. "Nee. Kau akan tetap berhubungan denganku kan?" ucap Eunhyuk. "Telpon aku sesampainya di New York." Donghae kemudian mencium bibir Eunhyuk lembut dan menyuruhnya naik ke pesawat. Eunhyuk menurut, lalu Ia memandang ke arah Donghae yang menunggu sampai pesawat itu berangkat, melambaikan tangan ke arah Eunhyuk lalu pulang. Di tengah perjalanan, tiba-tiba ia merasakan goncangan keras. Ia melihat ke luar jendela pesawat, namun tiba-tiba lampu tanda sabuk pengaman harus dipasang menyala. Ia pun menutup jendela pesawat dan duduk, lalu memasang sabuk pengamannya. Ia takut, namun saat Ia memejamkan matanya terlukis wajah Donghae yang sedang tersenyum hangat padanya di otaknya. "Hae, saranghae..." ucapnya lirih, seketika terdengar suara benturan keras, dan semuanya menjadi gelap.
\(=///^///=)/
Eunhyuk tersadar di luar puing-puing pesawat yang dinaikinya. Entah bagaimana Ia bisa ada di luar dan selamat. Ia melihat ke sekelilingnya, tampaknya Ia berada di tengah sebuah hutan. Ia berusaha bangun dan mencari tasnya. Untunglah Ia menemukan tas ranselnya di dekat situ. Di dalamnya ada dua bungkus roti, tiga botol air minum, beberapa pasang baju, dan sebuah foto dengan bingkai yang kacanya sudah retak. Fotonya dengan Donghae. Ia merogoh kantongnya dan menemukan dompetnya, berisi sejumlah uang. Ia lalu berjalan memasuki hutan itu. Ia terus berjalan, sampai kakinya sakit. Entah sudah berapa lama Ia berjalan, yang jelas sudah berjam-jam. Ia duduk di tanah dan meneguk setengah botol air. Kemudian Ia berdiri lagi dan melanjutkan perjalanannya. Tak terasa hari sudah malam, dan Ia tiba-tiba melihat cahaya. Ia berjalan ke arah cahaya itu, dan betapa terkejutnya Ia saat menemukan Ia berada di pinggiran sebuah kota besar. Ia melihat sebuah papan bertuliskan "Welcome To San Fransisco". Ia pun memasuki kota itu dan menemukan sebuah penginapan di dekat sana. Ia masuk dan bermalam di sana. Keesokan harinya, Ia mengarungi kota tersebut untuk mencari pekerjaan dan apartemen murah yang bisa ditinggali. Ia melihat selebaran kontes dance yang diselenggarakan oleh SM Entertaiment dua hari lagi. Ia lalu mengisi formulir di toko dekat sana dan pergi mencari apartemen. Ia menemukan sebuah rumah yang menerima kos dengan harga murah dan menginap di sana. Ibu pengurus kos di sana bernama Leeteuk, dan Ia sangat baik.
Kontes dance dua hari setelahnya dimenangkan oleh Eunhyuk. Sejak saat itu Eunhyuk menjadi dancer di perusahaan tersebut, walaupun hanya sebagai penari latar.
\(=///^///=)/
Lima tahun kemudian, Eunhyuk telah menjadi dancer sebuah boyband yang terkenal di sana. Ia juga memiliki banyak fans yang selalu perhatian padanya. Namun, Eunhyuk selalu merasa kurang. Ia selalu merindukan seseorang ー orang yang memberinya semangat untuk terus berjalan di tengah hutan itu,
.
.
.
Donghae
-FIN-
Hyaaaaaaaahhhhhhh tidaaaaaakkkkkkk fic gaje apa iniiiiiii TTATT Saya memang author baru kok, ini juga fic pertama saya hiks T.T
Ohya, sebenarnya fic ini masih prolog, jadi ini ngisahin perasaan mereka berdua pas meninggalkan dan ditinggalkan (?)
Ini prolognya Eunhyuk, ntar prolog 2 Donghae XD
Hint aja ntar prolognya Donghae songfic fiction Punya Beast
(dasar author gabisa nyimpen rahasia XD)
Kasih review di bawah dong, pake komen!
Title: Memories
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu
milik Tuhan, pribadi, dan SMEntertaiment, tapi Donghae, Kyuhyun, Sungmin, serta Yesung milik author XD #disambit
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll
\(=///^///=)/
Seorang namja duduk sambil memandang sebuah foto yang terbingkai rapi di atas mejanya. Di foto itu ada dua orang namja yang sama-sama mengenakan baju biru dan tersenyum sambil membentuk tanda v dengan tangannya. Fotonya bersama seseorang yang sangat, amat berarti baginya. Setetes air mata mengalir pelan di pipinya yang mulus.
'Tahukah kau, Hae, betapa kurindukan masa-masa itu? Masa-masa indah saat kita masih bersama.'
\(=///^///=)/
Kyuhyun, Sungmin, Yesung, Donghae, dan Eunhyuk keluar dari sebuah ruangan yang diisi beberapa puluh perangkat komputer berjajar rapi di atas meja-meja yang disusun teratur membentuk empat barisan panjang. Mereka langsung menuju rak sepatu dan memakai sepatu masing-masing. Eunhyuk dan Donghae memilih duduk di tangga dekat situ untuk memasang sepatu masing-masing, sedangkan Sungmin dan Yesung memilih memasang sepatunya sambil berdiri. Setelah selesai, Donghae berdiri. Kyuhyun yang melihat kesempatan itu langsung mengambil tempat Donghae sambil memasang evil smirk andalannya. Setelah mereka semua selesai memakai sepatu, secara tiba-tiba Donghae dan Yesung melepas tali sepatu Kyuhyun sambil berusaha melepas sepatunya. Yesung yang berhasil langsung melemparkannya ke bawah tangga yang diikuti mendaratnya jitakan spesial dari sang magnae. Donghae segera turun dan menendang-nendang sepatu tersebut layaknya bola sepak keluar gerbang sekolah. Kyuhyun yang menjadi korban hanya bisa mengejar Donghae sambil merapalkan umpatan-umpatan tak jelas. Di depan gerbang akhirnya Kyuhyun berhasil merebut sepatunya tercinta dan mengenakannya dengan bangga. Akhirnya Sungmin mengusulkan agar mereka pergi ke toko langganan mereka dekat sekolah, bukan untuk makan, namun hanya untuk mengobrol. Kyuhyun, Sungmin, dan Yesung yang teringat bahwa kursi di toko tersebut "limited" , karena hanya ada empat sedangkan mereka berlima, langsung berlari ke toko tersebut. Eunhyuk yang menyadarinya berniat mengejar mereka, namun dihentikan oleh Donghae yang menggenggam tangannya erat. Akhirnya mereka berdua berjalan santai sambil bergandengan tangan. Sesampainya di toko tersebut, mereka melihat kursi keempat telah diisi oleh seorang anak SD yang kebetulan ada, akhirnya mereka memutuskan untuk duduk berdua di bangku putih dekat sana. Entah apa yang mereka obrolkan berdua, hingga tak terasa waktu telah berlalu dan anak SD itu pulang. Donghae yang sedang ada urusan di rumahnya pun pulang meninggalkan Eunhyuk yang akhirnya bergabung bersama ketiga temannya. Namun karena anak SD tadi memutar kursinya menghadap ke bangku putih tadi, akhirnya Eunhyuk duduk sambil terus melihat ke arah bangku putih tadi, dimana mereka berdua duduk tadi. Kyuhyun yang menyadari hal itu pun terus menggoda Eunhyuk, mengakibatkan guratan-guratan merah di pipinya.
\(=///^///=)/
Eunhyuk keluar dari ruang aula tempat ia mengikuti ekskul hip hop dengan baju penuh keringat. Ia segera mengganti bajunya dan menuju gerbang sekolahnya untuk pulang. Namun baru beberapa langkah Ia berjalan, hujan yang "nista" dalam pandangan Eunhyuk turun dengan kekuatan penuh, mengguyur tubuhnya yang basah kuyup dalam sekejap. Tiga detik kemudian, Ia tak lagi merasakan guyuran air hujan di tubuhnya. Ia menoleh ke atas dan mendapati sebuah payung berwarna biru menutupinya dari air hujan. Ia menoleh ke kanan dan menemukan Donghae di sana, melindunginya dari hujan dengan bantuan payung sambil memandang ke arahnya dan tersenyum. Pipi Eunhyuk merona dan Ia balas tersenyum pada Donghae. Dan mereka pun berjalan ke rumah Eunhyuk sambil mengobrol selama satu jam ke depan.
\(=///^///=)/
Minggu, mereka berdua pergi ke taman ria bersama. Mereka berangkat pukul 10.00 dan langsung menuju wahana carrousel. Setelah itu Donghae menarik Eunhyuk ke wahana roller-coaster di dekatnya. "Hae, aku takut..." ucap Eunhyuk yang memang takut pada wahana-wahana roller-coaster dan sejenisnya dengan tangan gemetar. Donghae tersenyum hangat pada Eunhyuk dan menggenggam erat tangan Eunhyuk, menenangkannya. "Jangan khawatir, pejamkan saja matamu. Aku akan terus menggenggam tanganmu." ucapnya menenangkan Eunhyuk. Setelah itu mereka makan siang dan melanjutkan bermain. Sorenya Donghae mengajak Eunhyuk naik bianglala. Mereka melihat-lihat pemandangan di bawah mereka dengan kagum. Setelah puas melihat-lihat, Donghae memandang wajah Eunhyuk sambil tersenyum padanya. Eunhyuk yang merasa diperhatikan menoleh ke arah Donghae dan tersipu menyadari Donghae memperhatikannya. Donghae menarik Eunhyuk ke sampingnya dan merangkul bahunya. Di detik-detik terakhir, Donghae mencium pipinya dengan lembut dan membuat wajah Eunhyuk benar-benar merah padam saat turun. Setelah itu Donghae mengantarkan Eunhyuk pulang dengan mobilnya, dan berakhirlah satu hari bahagia Eunhyuk bersamanya.
\(=///^///=)/
Hari itu Eunhyuk harus berangkat ke New York untuk meneruskan pelajarannya. Walaupun sebenarnya berat baginya untuk meninggalkan Donghae, namun dukungan dan janji Donghae untuk menelpon dan mengirim SMS padanya tiap hari membuatnya berangkat pada akhirnya. Donghae menjemputnya dan mengantarkannya ke bandara. Sesampainya di bandara Ia membantu Eunhyuk memasukkan semua bagasinya dan ikut check in. Sesampainya di depan gerbang pesawat, barulah akhirnya Donghae berkata padanya, "Sampai jumpa, Hyukkie" dengan senyum hangat. "Nee. Kau akan tetap berhubungan denganku kan?" ucap Eunhyuk. "Telpon aku sesampainya di New York." Donghae kemudian mencium bibir Eunhyuk lembut dan menyuruhnya naik ke pesawat. Eunhyuk menurut, lalu Ia memandang ke arah Donghae yang menunggu sampai pesawat itu berangkat, melambaikan tangan ke arah Eunhyuk lalu pulang. Di tengah perjalanan, tiba-tiba ia merasakan goncangan keras. Ia melihat ke luar jendela pesawat, namun tiba-tiba lampu tanda sabuk pengaman harus dipasang menyala. Ia pun menutup jendela pesawat dan duduk, lalu memasang sabuk pengamannya. Ia takut, namun saat Ia memejamkan matanya terlukis wajah Donghae yang sedang tersenyum hangat padanya di otaknya. "Hae, saranghae..." ucapnya lirih, seketika terdengar suara benturan keras, dan semuanya menjadi gelap.
\(=///^///=)/
Eunhyuk tersadar di luar puing-puing pesawat yang dinaikinya. Entah bagaimana Ia bisa ada di luar dan selamat. Ia melihat ke sekelilingnya, tampaknya Ia berada di tengah sebuah hutan. Ia berusaha bangun dan mencari tasnya. Untunglah Ia menemukan tas ranselnya di dekat situ. Di dalamnya ada dua bungkus roti, tiga botol air minum, beberapa pasang baju, dan sebuah foto dengan bingkai yang kacanya sudah retak. Fotonya dengan Donghae. Ia merogoh kantongnya dan menemukan dompetnya, berisi sejumlah uang. Ia lalu berjalan memasuki hutan itu. Ia terus berjalan, sampai kakinya sakit. Entah sudah berapa lama Ia berjalan, yang jelas sudah berjam-jam. Ia duduk di tanah dan meneguk setengah botol air. Kemudian Ia berdiri lagi dan melanjutkan perjalanannya. Tak terasa hari sudah malam, dan Ia tiba-tiba melihat cahaya. Ia berjalan ke arah cahaya itu, dan betapa terkejutnya Ia saat menemukan Ia berada di pinggiran sebuah kota besar. Ia melihat sebuah papan bertuliskan "Welcome To San Fransisco". Ia pun memasuki kota itu dan menemukan sebuah penginapan di dekat sana. Ia masuk dan bermalam di sana. Keesokan harinya, Ia mengarungi kota tersebut untuk mencari pekerjaan dan apartemen murah yang bisa ditinggali. Ia melihat selebaran kontes dance yang diselenggarakan oleh SM Entertaiment dua hari lagi. Ia lalu mengisi formulir di toko dekat sana dan pergi mencari apartemen. Ia menemukan sebuah rumah yang menerima kos dengan harga murah dan menginap di sana. Ibu pengurus kos di sana bernama Leeteuk, dan Ia sangat baik.
Kontes dance dua hari setelahnya dimenangkan oleh Eunhyuk. Sejak saat itu Eunhyuk menjadi dancer di perusahaan tersebut, walaupun hanya sebagai penari latar.
\(=///^///=)/
Lima tahun kemudian, Eunhyuk telah menjadi dancer sebuah boyband yang terkenal di sana. Ia juga memiliki banyak fans yang selalu perhatian padanya. Namun, Eunhyuk selalu merasa kurang. Ia selalu merindukan seseorang ー orang yang memberinya semangat untuk terus berjalan di tengah hutan itu,
.
.
.
Donghae
-FIN-
Hyaaaaaaaahhhhhhh tidaaaaaakkkkkkk fic gaje apa iniiiiiii TTATT Saya memang author baru kok, ini juga fic pertama saya hiks T.T
Ohya, sebenarnya fic ini masih prolog, jadi ini ngisahin perasaan mereka berdua pas meninggalkan dan ditinggalkan (?)
Ini prolognya Eunhyuk, ntar prolog 2 Donghae XD
Hint aja ntar prolognya Donghae songfic fiction Punya Beast
(dasar author gabisa nyimpen rahasia XD)
Kasih review di bawah dong, pake komen!
