RSS
Tampilkan postingan dengan label Minkyu Couple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minkyu Couple. Tampilkan semua postingan

In The End, It's Happiness For You and Us (Goodbye sequel)

Title : In the End, It's Happiness for You and Us (Goodbye Sequel)
Author : Cho Luna Kuchiki
Disclaimer : Anggota Super junior milik pribadi dan Tuhan, super junior (c) SM entertaiment
HoMin milik pribadi dan Tuhan, DBSK milik SM Entertaiment
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, alur yang amat kecepetan, dll

\(=///^///=)/

Kyuhyun menatap Changmin yang berada di depannya. Namja itu telah resmi menjadi namjachingunya setelah peristiwanya 'itu'. Sejak saat itu, Kyuhyun benar-benar tak pernah melihat Sungmin lagi. Ia sudah berusaha mencari ke rumah Sungmin namun yang didapatinya hanyalah pemilik rumah yang baru, yang mengatakan bahwa pemilik sebelumnya sudah pindah rumah. Bahkan Sungmin juga pindah sekolah. Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. Namun apa daya, semua ini memang salahnya sendiri yang menduakan Sungmin.

Goodbye (Songfic)

Title: Goodbye
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Sungmin, Kyuhyun, dan Changmin milik author #plakbrakbruaghhhh XD
Mereka milik Tuhan dan pribadi maksudnya XD
Lagu get out milik JYJ, cjes entertaiment, dan pembuatnya~
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll

/Yes, I love you too/

Sungmin menoleh ketika Kyuhyun menepuk punggungnya dan mengajaknya ke taman di belakang sekolahnya. Ia menurut dan mengikuti langkah Kyuhyun.

"Saranghae", ucap Kyuhyun. Sungmin terkejut. Kemudian wajahnya memerah.

"Nee, Nado saranghae Kyunnie.", ucapnya pelan.

\(=///^///=)/

/You say you love me but you kiss him
 Your heart is already feeling his touch (you hide and deceive)
 Even when you hang up, I see you
 You deny and deny but it ends up being you
 (I used to love you.) /

Sungmin sedang berjalan menyusuri koridor sekolahnya menuju kelasnya. Ia hendak mengambil buku catatannya yang tertinggal di kelas. Ia hendak membuka pintu kelasnya yang dikiranya kosong ketika Ia mendengar dua suara yang dikenalnya dari dalam kelasnya. Ia menghentikan gerakan tangannya dan memilih untuk mengintip mereka.