RSS
Tampilkan postingan dengan label If (Songfic). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label If (Songfic). Tampilkan semua postingan

If (Songfic) -Yunjae Version-

Title: If (songfic) -Yunjae version-
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member JYJ dan DBSK hanya milik Tuhan dan pribadi. Tapi Jaejoong dan Changmin hanya milik author #disambit
Lagu 'If' hanya milik Taeyeon, OST Hong Gil Dong, dan pembuatnya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll

/If I go, if I go closer to you
 I wonder what you may think, I can’t drum up the courage/

Aku menoleh ke arah seorang namja. Namja yang sudah lama kusukai. Namja yang bernama Jung Yunho. Menatapnya lekat-lekat dengan tatapan cinta. Yunho menoleh ke arahku,  merasa diperhatikan seseorang. Buru-buru kupalingkan mukaku malu, aku ketahuan memperhatikannya lagi.

Yah, walau Ia orang yang kusukai, aku tidak berani mendekatinya, bahkan bicara dengannya pun jika tak ada kewajiban aku tak melakukannya.

If (Songfic)

Title: If (songfic)
Author: Cho Luna Kuchiki
Disclaimer: Semua member SuJu milik Tuhan, pribadi, dan SM. Tapi Kyuhyun, Donghae, Yesung, dan Sungmin hanya milik author #disambit
Lagu 'If' hanya milik Taeyeon, OST Hong Gil Dong, dan pembuatnya
Warning: gaje, abal, OOC akut, sho-ai, typo(s) mungkin, alur pasaran, dll

/If I go, if I go closer to you
 I wonder what you may think, I can’t drum up the courage/

Aku menoleh ke arah seorang namja. Namja yang sudah lama kusukai. Namja yang bernama Donghae. Menatapnya lekat-lekat dengan tatapan cinta. Donghae menoleh ke arahku,  merasa diperhatikan seseorang. Buru-buru kupalingkan mukaku malu, aku ketahuan memperhatikannya lagi. Yah, walau Ia orang yang kusukai, aku tidak berani mendekatinya, bahkan bicara dengannya pun jika tak ada kewajiban aku tak melakukannya. Aku tak seperti Kyuhyun yang bisa mengejar-ngejar Sungmin dan terus mengucapkan 'Saranghae' hingga akhirnya Ia menyerah dan membiarkannya, lalu akhirnya menyukai Kyuhyun juga. Atau seperti Siwon, yang bisa mendekati sang 'Snow Prince' di sekolah kami dari tahap teman, sahabat, dan akhirnya pacar seperti sekarang. Tidak. Sebenarnya bukan aku tak mau, namun aku tak berani. Jika aku mendekatinya, jika aku mulai berteman dengannya, aku takut akan apa yang akan dipikirkannya tentangku, dan aku tak bisa memberanikan diriku sendiri untuk mendekatinya dan akhirnya, aku hanya bisa menatap sosoknya yang tertawa, tersenyum, terbengong, atau melamun dari jauh. Seperti saat ini.

/If you go, if you go away from me
 It is scary to figure out how to let you go/

Aku terus menatap sosoknya. Yah, aku membayangkan, jika nanti aku berteman dengannya, dan.. Membuatnya marah atau tak suka, aku takut Ia akan meninggalkanku. Aku menggelengkan kepalaku, berusaha menepis bayangan itu. Omo, bagaimanakah aku akan merelakannya pergi jika itu terjadi? Aku takut, membayangkan semua kemungkinan yang bisa terjadi jika aku mulai mendekatinya. Karena jika salah satunya terjadi, sungguh menakutkan memikirkan bagaimanakah aku akan merelakannya pergi nanti.